Sabtu, 31 Januari 2009

Anima - Bintang

Intro : G C D G (2x)

G C

Kan kuabaikan sgala hasratku

D

Agar kaupun tenang dengannya

G C

Kupertaruhkan semua ragaku

D G

Demi dirimu bintang


Reff 1 :

G C D G

Biarkan ku menggapaimu, memelukmu, memanjakanmu

G C D G

Tidurlah kau dipelukku, dipelukku, dipelukku


Intro : G Am C D

G C

Biar kupendam sgala hasratku

D

Tuk miliki dirimu

G C

Karna semua tlah tersiratkan

D

Dirimu kan milikku


Back To : Reff 1

Intro : Em Am C D

Em Am C D


Reff 2 :

G C D G

Biarkan ku menggapaimu, memelukmu, memanjakanmu

G C D G

Tidurlah kau dipelukku, dipelukku, dipelukku

G C D G

Hingga kau mimpikan aku, mimpikan kita, mimpikan kita

G C D G

Jangan pernah kau terjaga, dari tidurmu, dipelukanku

G C D G

Oooo….Oooooo…..Oooooo….Dipelukanku

G C D G

Oooo….Oooooo…..Oooooo….Dipelukanku



Koleksi Anima yang lain.
Mp3 Download & Lirik Lagu Anima - Bintang
Busby Seo Test

Jumat, 16 Januari 2009

Mutiara Bening


Menurut pendapat kalian gambar apakah ini?

Kebencian Makhluk Hidup



Apa pendapat kalian mengenai gambar ini?

Apapun yang terjadi "maju terus!"

Aku kuat dalam menjalani sulitnya hidup,
tetapi aku lemah dalam permainan perasaan,
Aku gagah dalam berjuang membela diriku
tetapi aku rapuh dalam mengenali siapa diriku.
Aku bahagia dalam sisi terang hidupku,
tetapi aku sedih dalam sisi gelap diriku.
Tetapi semua itu ku lalui dengan lapang dada,
semua itu ku dapatkan dengan susah payah.
semua itu menjadi paket pelajaran yang tidak terhingga harganya
yang akan memberikan kekuatan pada diriku,
untuk melewati masa-masa tersulit dalam hidupku.
Semua orang merindukan masa-masa kecilnya.
Waktu tidak dapat terulang, tetapi kita dapat mengingat semua kenangan
hidup apapun yang telah kita jalani.
Dimana semua akan menjadi masa-masa kenangan saat tua nanti,
menjadi petuah yang tidak ternilai bagi anak cucuku.
perjuangan dan pengabdian serta perjalanan panjang
yang mampu memberikan kekuatan dasyat dalam melewati setiap sisi kehidupan.
Hanya mereka yang mengerti berusaha,
pasti akan menghargai setiap titik tetesan keringat.
Hanya mereka yang mengerti perasaan,
akan menghargai setiap bentuk gejolak di hati.
Tentunya semua orang membutuhkan bahagia,
bahagia yang bukan hanya di mulut, bahagia yang muncul dari dalam hati,
bahagia yang tidak pernah habis untuk diungkapkan?
tetapi apakah selalu bahagia yang ku dapat?
jangan lupa dimana ada sukha disana ada dukha,
Hanya dukha yang akan mampu memberikan pelajaran baru bagi hidupku,
Hanya hanya dukha yang bisa berganti menjadi sukha.
Gelombang hidup itu naik turun tidak pernah pasti,
tetapi menyadari “inilah seninya hidup” yang akan membuat hidupku lebih hidup!
Akan kemana ku bawa langkahku?
Yang jelas “Maju Terus!”

Kamis, 15 Januari 2009

Penampakan Sang Buddha...Sang Buddha benar ada dan slalu ada..Guru maha agung serta bijaksana..membabarkan dharma tanpa henti2nya, mengajarkan cinta kasih kepada semua makhluk di dunia dan memberikan jalan untuk terlepas dari hal duniawi yang bersifat tidak kekal ini menuju pencapaian sempurna atau tertinggi, yang disebut dengan Nibanna...shadu shadu shadu..semoga semua makhluk hidup berbahagia..

Melihat suasana hati setelah hujan berhenti...

Sore ini aku melihat mentari begitu lemah sinarnya.....
Mentari yang biasanya sangat terik dan galak menyengat siapa saja yang menantangnya, kini selalu diam bersembunyi di balik awan hitam yang pekat...
Setelah kemarin seharian mentari istirahat dan hanya menyaksikan hujan turun dengan lebatnya...
hasilnya semua pembantu rumah tangga berteriak, karena cucian mereka tidak kering.
pengemudi mobil was-was karena genangan air di mana-mana...
Sebagian berteriak lebih kencang, karena rumahnya tergenang air dan sebagian kawasan sudah terendam air.
Memang mentari tidak bisa disalahkan,
saatnya mentari bersinar sangat teriknya manusia pun komplen....
saat hujan turun tanpa hentinya, manusia kembali komplen......
saat banjir melanda karena tiada saluran pembuangan air, manusia yang kesusahan juga masih komplen.
Sore ini sang mentari kembali menunjukan sinarnya...
tapi suasana begitu sepi......
Bila mentari di hati kita juga terus bersinar, begitu indahnya menyinari pohon-pohon kebajikan yang ada di ladang hati.
Bila Hujan penyejuk jiwa turun pada waktunya, menyirami bibit-bibit kebijaksanaan agar selalu tumbuh dengan suburnya.
Bila pelangi hati kita memberikan warna-warninya ia akan memperindah suasana,
Bila banjir kasih dan air mata bahagia membasahi diri ini, duni ini akan terasa begitu indah.
Bila awan mendung perlahan sirna dari bathinmu maka disana kau temui awan putih bersih nan damai.
Bila bathinmu terasa sepi...
inilah saat yang baik untuk berdiam diri, tidak bicara, tidak bergosip, tidak marah-marah, tidak ngomel-ngomel, tidak merengek-rengek, dan tidak termehek-mehek...
Saatnya mengenal diri sendiri, menikmati suasana hati....
kapan lagi bisa ada waktu khusus untuk diri sendiri.....
sepi bukan berarti mencekam..
sepi adalah saatnya mengheningkan sang diri... biarlah Sang Bathin beristirahat sejenak dari kelelahannya dalam menjalani hidup yang hiruk pikuk.

Cinta Mati seperti apa yach?

Sering kita mendengar "Cinta Mati", tapi sejauh mana kita mengerti arti dan maknanya?
Apakah Cinta sampai mati?
Apakah mati karena cinta?
Apakah karena cintanya sudah mati?
Apakah demi cinta seseorang rela mati?
Atau karena cinta perasaan itu jadi 'mati'?
Atau apapun yang terjadi cinta itu sudah harga mati.... tidak bisa di tawar, tidak bisa digantikan, tidak bisa direbut, tidak bisa tidak! Harus hukumnya?
Biasanya orang yang sudah mematok "cinta mati" inilah yang akan memiliki dua hal.
Pertama, ia adalah orang yang paling bahagia dengan pilihannya bila dapat bersama sampai mati nanti, karena hanya dengan pilihannyalah Ia bisa berbahagia, dan benar-benar bahagia.
Kedua, ia adalah orang yang paling menderita bila tidak memperoleh cintanya, atau seseorang yang dicintainya meninggalkannya. Ia tidak akan bisa menerima kenyataan dari harga mati yang sudah di patoknya dari awal... deritanya kadang terbawa sampai mati.
Harga dari sebuah cinta mati sangatlah mahal, karena terdiri dari dua unsur:
Pertama unsur kesetiaan, inilah yang paling mulia dari sifat manusia di muka bumi.
Kedua unsur kebodohan, karena tidak dapat menerima perubahan dan kenyataan hidup, Hidupnya menjadi 'mati rasa' bila seseorang yang dicintainya meninggalkannya, karena harga mati yang telah di tanamkan ternyata membuat ia 'mati'.
Cinta adalah indah adanya,
tetapi 'cinta mati' relatif adanya,
Bukan karena hanya satu orang, hidup kita total berubah,
bukan karena satu orang kita mematikan harga cinta dan perasaan.
Bila mendapatkan pasangan yang sesuai itulah harga keindahan dari cinta,
Bila mendapatkan pasangan yang bertentangan dengan yang diharapkan, tetapi ia adalah 'cinta mati' kita, maka permainan perasaan itu akan sangat menyiksa dirimu sendiri.
Bila ditinggal seseorang yang kita cintai, bukan berarti tidak akan datang kembali sosok sang cinta senjati, walau tidak ada bentuk perasaan yang sejati.
Bila cinta sudah harga mati, jika pada akhirnya putus cinta itu datang, ingatlah kehidupan ini masih panjang, masih banyak yang bisa dikerjakan!
Seperti kata pepatah 'patah satu tumbuh seribu'.......
Biarlah bunga di hatimu patah setangkai, tetapi akan masih banyak bunga-bunga lain yang akan terus berkembang menghiasi relung hatimu.
Kalau ada 'cinta hidup' mengapa harus memilih 'cinta mati'?

Agar tidak salah pilih dan tidak salah jalan

Bilakah saatnya kita berpikir untuk diri sendiri,
setelah lelah memikirkan orang lain?
Bilakah kita memikirkan orang lain,
setelah kita menemukan ketenangan di dalam diri?
Bilakah kita duduk sepi sendiri,
setelah kita lelah menghadapi orang banyak?
Bilakah kita akan merenung sendiri,
setelah semua orang berpaling dari kita?
Bilakah kita akan siap menghadapi kehidupan, setelah merasakan hidup itu penuh dengan ketidakpastian?
Bilakah kita siap untuk jatuh cinta,
setelah mengerti perubahan dan permainan perasaan?
Bilakah kita akan siap menghadapi putus cinta, setalah kita merasakan jatuh cinta?
Bilakah kita menerima arti cinta, setalah kita mengerti tentang arti sebuah kebencian?
Bilakah kita memahami arti kesetiaan, setelah kita mengalami penghianatan?
Apapun bentuknya semua orang perlu merenung dan merenung agar tidak salah pilih dan tidak salah jalan.